Buatlahsebuahanalisisdarifenomenakomunikasi
yang terjadi di masyarakatberdasarkankajianpragmatik yang sudahkitapelajaridenganmenentukan:
a. maknaucapandanekspresi
yang tersirat
b. tuturanberdasarkanjarakhubunganantar
persona penuturdanpetutur
c. faktorpenyebabkegagalandalam
proses decoding sipetuturdalamduapercakapan, 3 dan 4.
d. konteksapasaja
yang melingkupipercakapan di bawahini.
JAWABAN
A.makna ucapan dan ekspresi yang tersirat
1.
TerjadisebuahpercakapanantaraAndidanRahmatsepulangdarimenontonkonser
di kota.
Andi :
“hmmmm…, kalaudipikir-pikir,kitasudahketerlaluantadi. ”
Rahmat : “ndk papa… kanndkadacctvnya.”
(merekaberpandangandantertawalepas)
Andi : “Tapi, lain kali gantian yang gendong”.
Rahmat :
“ya, beres. nunggukamukecildulu”
(melihattubuhAndadantertawa)
·
Makna ucapan: Andi dan rahmat melakukan hal yang keterlaluan namun tidak
mereka pedulikan mereka malah bercanda menggunakan sindiran lucu
·
Ekspresi : pada awalnya andi cemas kemudian rahmat menenangkannya dengan
celotehanya yang lucu
2.
Di
sebuahwarungkecil, di pagihari, para petanisedangbersiapuntukmenyemaibenihpadi.
Petani A :
“Rasanyakokbedahariini. Tidakadasemangat. “
(sambilmelihat orang berlalu-lalang di jalan)
Petani B :
“Sudah. Dijalanisaja. Sudahtakdirkita.”
Petani C :
“yang banggapak, kitainikan orang yang paling berjasauntuksemuamanusia.
Cobakalaukitatidakada.
Mau makanapamereka?”
Petani B :
“ya, setidaknyakitabisangopidanmakangorenganduludengansantaisetiap
hendakbekerja. “
(merekatertawasambilmelihathirukpikukkendaraanberlalu
–lalang di jalan)
·
Makna ucapan: Petani A merasa malas dengan profesinya sebagai petani
sehingga petani B berusaha menyadarkan
petani A kembali bahwa manusia punya takdir masing-masing yang memiliki
hikmah, kemudian petani C berusaha menghibur petani A dan B dengan celotehnnya
seolah-olah mereka bangga dengan profesi mereka sebagai petani. Terlihat dari
ungkapan petani C bahwa petani itu orang yang paling berjasa untuk semua
manusia. Selanjutnya B menimpali ucapan kembali dengan celotehannya tentang
ngopi dan makan gorengan setiap hari sebelum bekerja membuat hati para petani
itu kembali senang dan semangat bekerja
·
Ekspresi : malas,pasrah,bangga, dan bahagia
3. Percakapan yang
tidakdisengajaantaramahasiswidanpenjualsayur di sebuahmetromini.
Mahasiswi : “Aduh,
masya Allah, koktertinggal.” (berbicarasendirisambilmenepukjidat)
Penjualsayur : “Ada
apambak?”
Mahasiswi : “RPP
sayaketinggalandi angkotsebelumnyabu.”
Penjualsayur :
“Sabarmbak. Nantibelilagi yang baru. Dianggapbelumrejekisajambak.”
Mahasiswi : “ya,
bu.” (manggut-manggutsambiltersenyumgeli)
·
Makna ucapan : mahasiswi melakukan hal yang seharusnya
tidak melakukan (tidak sengaja meninggalkan RPP di dalam metromini).kemudian
penjual sayur melihat mahaiswi mengeluh, penjual sayur menanggapinya dengan
berusaha memebrikan solusi atas masalah mahasiswi tersebut namun solusi dari
penjual sayur itu tetap tidak membantu karena penjual sayur itu tidak tahu apa
yang dimaksud dengan RPP
·
Ekspresi : mahasiswi gugup,menahan tawa,mendengar
celotehan penjual sayur yang tidak nyambung. Penjual sayur = ikut
simpati,tenang dan santai.
4. Di dalamperjalanan, Anton
(orang kaya) berjumpadengan Rudi, temansekolahsewaktumasihtinggal di desa.
Anton : “Rud,
sibukapasekarang?”
Rudi :
“lagibanyakkonser di sawah” (tersenyum), “kamu?”
Anton :
“lagibisnis tablet aja.”
Rudi :
“kamudokterya Ton?”
Anton :
“bukan, bisnishpmaksudnya.” (tersenyum)
·
Makna ucapan : anton menanyakan kesibukan Rudi
sekarang.Rudi menjawab kalau dia sibuk oleh pekerjaannya di sawah. Saat anton
ditanya balik tentang kesibukannya sekarang Anton menjawab kalau dia sedang
bisnis tablet. Disini Rudi salah pengertian, dikira yang dimaksud tablet adalah
obat, padahal yang dimaksud anton tablet adalah HP.
·
Ekspresi : Keduannya senang bertemu teman lama, menahan
tawa karena temannya salah pengertian akhirnya hanya diungkapkan dengan
senyuman
B. Tuturan berdasarkan jarak hubungan antar
persona penutur dan petutur.
Percakapan 1:
Teman akrab ditandai dengan adanya kontak mata dan tawa lepas serta
diselingi dengan sindiran, seperti (Andi : “Tapi, lain kali
gantian yang gendong”.
Rahmat :
“ya, beres. nunggukamukecildulu”)
Percakapan 2: Teman seprofesi ditandai dengan
adanya pernyataan “para petani sedang bersiap untuk menyamai benih padi”
Percakapan 3: seseorang yang belum pernah
bertemu, ditandai dengan adanya pernyataan percakapan yang tidak sengaja antara
mahasiswi dan penjual sayur di metromini.
Percakapan 4: teman akrab , ditandai dengan
adanya pernyataan bahwa Anton berjumpa dengan Rudi , teman sekolah sewaktu
masih tinggal di desa.
C.
faktorpenyebabkegagalandalam proses
decoding sipetuturdalamduapercakapan, 3 dan 4.
Percakapn 3
Perbedaan
pendidikan dan profesi antara penjual sayur dan mahasiswi. Untuk kata RPP bagi
seorang mahasiswi sudah tidak asing lagi,namun bagi penjual sayur karena belum
tahu apa itu RPP maka RPP dianggap sebagai sebuah barang apabila tertinggal
bisa beli lagi di lain tempat.
Percakapan 4
Perbedaan
strata sosial antara Anton dan Rudi. Bagi Anton sebagai orang kaya mengartikan
kata tablet tidak hanya mewakili obat,tapi juga hp,sedangkan Rudi mengartikan
kata tablet sebagai obat. Sehingga dalam percakapan ini terjadi salah
pengertian antara Rudi dan Anton karena dalam percakpan ini yang dimaksud kata
tablet dalam percakapan ini adalah hp.
D.
konteksapasaja yang melingkupipercakapan di
bawahini.
Percakapan 1
Ø settings : tempat = sepulang dari
menonton konser
suasana
= santai
Ø participants : Andi dan rahmat (
dua orang pemuda berjenis kelamin laki-laki)
Ø act sequences : suatu hal yang
keterlaluan itu tidak baik
Ø Keys : dengan bercanda
Ø Norms : tidak terlalu terikat
deengan aturan karena percakapan mereka dalam suasana yang santai dan ini
merupakan percakapan antar teman yang akrab
Ø Genre : ragam bahasa akrab
Ø Instrumens : lisan
Percakapan 2
Ø Setting : waktu pagi hari
Tempat
warung kecil
Suasana
tidak bersemangat
Ø Participants : petani A, petani B
dan petani C (pekerjaan petani,jenis kelamin laki-laki,usia paruhbaya)
Ø Act sequnces : masing-masing
profesi memiliki kelemahan dan kelebihan
Ø Keys : dengan bercanda
Ø Instruments : lisan
Ø Norms : tidak terikat aturan
karena mereka tidak berada di tempat formal dan hubungan mereka adalah teman
seprofesi
Ø Genre : ragam bahasa santai
Percakapan 3
Ø Setting : tempat metromini
Suasana
panik
Ø Participants : penjual sayur
(gender : perempuan,pekerjaan penjual sayur,usia paruhbaya)
Mahasiswi
: (gender : perempuan,usia : masih muda)
Ø Act sequences : ungkapkan
pemikiranmu pada orang yang tepat (sepemikiran denganmu)
Ø Keys : tidak sengaja
mengungkapkan suatu hal pada orang yang tidak di kenal
Ø Instruments : lisan
Ø Norms : terikat dengan norma
kesopanan terhadap orang yang lebih tua
Ø Genre : ragam bahasa casual
Percakapan 4
Ø Setting : tempat di jalan
Suasana
: santai
Ø Participants : Rudi dan Anton
(gender : laki-laki,usia : dewasa)
Ø Act sequences : perbedaan tempat
tinggal berpengaruh pada lancarnya suatu percakapan
Ø Keys : dengan bercanda
Ø Instruments : lisan
Ø Norms : tidak terikat norma
karena percakapan dilakukan dengan teman sendiri
Ø Genre : ragam bahasa santai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar