Kamis, 18 Juni 2015

Buatlahsebuahanalisisdarifenomenakomunikasi yang terjadi di masyarakatberdasarkankajianpragmatik yang sudahkitapelajaridenganmenentukan:
a.      maknaucapandanekspresi yang tersirat
b.      tuturanberdasarkanjarakhubunganantar persona penuturdanpetutur
c.       faktorpenyebabkegagalandalam proses decoding sipetuturdalamduapercakapan, 3 dan 4.
d.      konteksapasaja yang melingkupipercakapan di bawahini.

JAWABAN
A.makna ucapan dan ekspresi yang tersirat

1.      TerjadisebuahpercakapanantaraAndidanRahmatsepulangdarimenontonkonser di kota.
Andi     : “hmmmm…, kalaudipikir-pikir,kitasudahketerlaluantadi. ”
Rahmat           : “ndk papa… kanndkadacctvnya.”
(merekaberpandangandantertawalepas)
Andi     : “Tapi, lain kali gantian yang gendong”.
Rahmat           : “ya, beres.  nunggukamukecildulu” (melihattubuhAndadantertawa)
·         Makna ucapan: Andi dan rahmat melakukan hal yang keterlaluan namun tidak mereka pedulikan mereka malah bercanda menggunakan sindiran lucu
·         Ekspresi : pada awalnya andi cemas kemudian rahmat menenangkannya dengan celotehanya yang lucu
2.      Di sebuahwarungkecil, di pagihari, para petanisedangbersiapuntukmenyemaibenihpadi.
Petani A           : “Rasanyakokbedahariini. Tidakadasemangat. “
                          (sambilmelihat orang berlalu-lalang di jalan)        
Petani B           : “Sudah. Dijalanisaja. Sudahtakdirkita.”
Petani C           : “yang banggapak, kitainikan orang yang paling berjasauntuksemuamanusia.
Cobakalaukitatidakada. Mau makanapamereka?”
            Petani B           : “ya, setidaknyakitabisangopidanmakangorenganduludengansantaisetiap
hendakbekerja. “
            (merekatertawasambilmelihathirukpikukkendaraanberlalu –lalang di jalan)
·         Makna ucapan: Petani A merasa malas dengan profesinya sebagai petani sehingga petani B berusaha menyadarkan  petani A kembali bahwa manusia punya takdir masing-masing yang memiliki hikmah, kemudian petani C berusaha menghibur petani A dan B dengan celotehnnya seolah-olah mereka bangga dengan profesi mereka sebagai petani. Terlihat dari ungkapan petani C bahwa petani itu orang yang paling berjasa untuk semua manusia. Selanjutnya B menimpali ucapan kembali dengan celotehannya tentang ngopi dan makan gorengan setiap hari sebelum bekerja membuat hati para petani itu kembali senang dan semangat bekerja
·         Ekspresi : malas,pasrah,bangga, dan bahagia

3.      Percakapan yang tidakdisengajaantaramahasiswidanpenjualsayur di sebuahmetromini.
Mahasiswi       : “Aduh, masya Allah, koktertinggal.” (berbicarasendirisambilmenepukjidat)
Penjualsayur   : “Ada apambak?”
Mahasiswi       : “RPP sayaketinggalandi angkotsebelumnyabu.”
Penjualsayur   : “Sabarmbak. Nantibelilagi yang baru. Dianggapbelumrejekisajambak.”
Mahasiswi       : “ya, bu.” (manggut-manggutsambiltersenyumgeli)
·         Makna ucapan : mahasiswi melakukan hal yang seharusnya tidak melakukan (tidak sengaja meninggalkan RPP di dalam metromini).kemudian penjual sayur melihat mahaiswi mengeluh, penjual sayur menanggapinya dengan berusaha memebrikan solusi atas masalah mahasiswi tersebut namun solusi dari penjual sayur itu tetap tidak membantu karena penjual sayur itu tidak tahu apa yang dimaksud dengan RPP
·         Ekspresi : mahasiswi gugup,menahan tawa,mendengar celotehan penjual sayur yang tidak nyambung. Penjual sayur = ikut simpati,tenang dan santai.


4.      Di dalamperjalanan, Anton (orang kaya) berjumpadengan Rudi, temansekolahsewaktumasihtinggal di desa.
Anton               : “Rud, sibukapasekarang?”
Rudi                 : “lagibanyakkonser di sawah” (tersenyum), “kamu?”
Anton               : “lagibisnis tablet aja.”
Rudi                 : “kamudokterya Ton?”
Anton               : “bukan, bisnishpmaksudnya.”  (tersenyum)
·         Makna ucapan : anton menanyakan kesibukan Rudi sekarang.Rudi menjawab kalau dia sibuk oleh pekerjaannya di sawah. Saat anton ditanya balik tentang kesibukannya sekarang Anton menjawab kalau dia sedang bisnis tablet. Disini Rudi salah pengertian, dikira yang dimaksud tablet adalah obat, padahal yang dimaksud anton tablet adalah HP.
·         Ekspresi : Keduannya senang bertemu teman lama, menahan tawa karena temannya salah pengertian akhirnya hanya diungkapkan dengan senyuman
B.        Tuturan berdasarkan jarak hubungan antar persona penutur dan petutur.
Percakapan 1:  Teman akrab ditandai dengan adanya kontak mata dan tawa lepas serta diselingi dengan sindiran, seperti (Andi            : “Tapi, lain kali gantian yang gendong”.
Rahmat           : “ya, beres.  nunggukamukecildulu”)
Percakapan 2: Teman seprofesi ditandai dengan adanya pernyataan “para petani sedang bersiap untuk menyamai benih padi”
Percakapan 3: seseorang yang belum pernah bertemu, ditandai dengan adanya pernyataan percakapan yang tidak sengaja antara mahasiswi dan penjual sayur di metromini.
Percakapan 4: teman akrab , ditandai dengan adanya pernyataan bahwa Anton berjumpa dengan Rudi , teman sekolah sewaktu masih tinggal di desa.

C.            faktorpenyebabkegagalandalam proses decoding sipetuturdalamduapercakapan, 3 dan 4.

Percakapn 3
Perbedaan pendidikan dan profesi antara penjual sayur dan mahasiswi. Untuk kata RPP bagi seorang mahasiswi sudah tidak asing lagi,namun bagi penjual sayur karena belum tahu apa itu RPP maka RPP dianggap sebagai sebuah barang apabila tertinggal bisa beli lagi di lain tempat.
Percakapan 4
Perbedaan strata sosial antara Anton dan Rudi. Bagi Anton sebagai orang kaya mengartikan kata tablet tidak hanya mewakili obat,tapi juga hp,sedangkan Rudi mengartikan kata tablet sebagai obat. Sehingga dalam percakapan ini terjadi salah pengertian antara Rudi dan Anton karena dalam percakpan ini yang dimaksud kata tablet dalam percakapan ini adalah hp.

D.           konteksapasaja yang melingkupipercakapan di bawahini.

Percakapan 1
Ø  settings : tempat = sepulang dari menonton konser
suasana = santai
Ø  participants : Andi dan rahmat ( dua orang pemuda berjenis kelamin laki-laki)
Ø  act sequences : suatu hal yang keterlaluan itu tidak baik
Ø  Keys : dengan bercanda
Ø  Norms : tidak terlalu terikat deengan aturan karena percakapan mereka dalam suasana yang santai dan ini merupakan percakapan antar teman yang akrab
Ø  Genre : ragam bahasa akrab
Ø  Instrumens : lisan

Percakapan 2
Ø  Setting : waktu pagi hari
Tempat warung kecil
Suasana tidak bersemangat
Ø  Participants : petani A, petani B dan petani C (pekerjaan petani,jenis kelamin laki-laki,usia paruhbaya)
Ø  Act sequnces : masing-masing profesi memiliki kelemahan dan kelebihan
Ø  Keys : dengan bercanda
Ø  Instruments : lisan
Ø  Norms : tidak terikat aturan karena mereka tidak berada di tempat formal dan hubungan mereka adalah teman seprofesi
Ø  Genre : ragam bahasa santai

Percakapan 3

Ø  Setting : tempat metromini
Suasana panik
Ø  Participants : penjual sayur (gender : perempuan,pekerjaan penjual sayur,usia paruhbaya)
Mahasiswi : (gender : perempuan,usia : masih muda)
Ø  Act sequences : ungkapkan pemikiranmu pada orang yang tepat (sepemikiran denganmu)
Ø  Keys : tidak sengaja mengungkapkan suatu hal pada orang yang tidak di kenal
Ø  Instruments : lisan
Ø  Norms : terikat dengan norma kesopanan terhadap orang yang lebih tua
Ø  Genre : ragam bahasa casual

Percakapan 4

Ø  Setting : tempat di jalan
Suasana : santai
Ø  Participants : Rudi dan Anton (gender : laki-laki,usia : dewasa)
Ø  Act sequences : perbedaan tempat tinggal berpengaruh pada lancarnya suatu percakapan
Ø  Keys : dengan bercanda
Ø  Instruments : lisan
Ø  Norms : tidak terikat norma karena percakapan dilakukan dengan teman sendiri
Ø  Genre : ragam bahasa santai




Tidak ada komentar:

Posting Komentar